Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA)
Panduan Pembelajaran dan Asesmen (PPA) adalah pedoman krusial yang menjelaskan filosofi Kurikulum Merdeka, fokus pada Pembelajaran Berdiferensiasi, serta panduan praktis untuk melakukan Asesmen yang berpusat pada peserta didik.
Prinsip Utama: Pembelajaran Berdiferensiasi
Panduan ini menekankan konsep utama **Teaching at the Right Level (TaRL)** atau pengajaran sesuai level kemampuan siswa. Pembelajaran harus disesuaikan berdasarkan tiga aspek utama siswa:
- **Kesiapan Belajar (Readiness):** Seberapa jauh siswa telah menguasai materi atau keterampilan prasyarat.
- **Minat Belajar:** Topik atau subjek apa yang menarik perhatian dan motivasi siswa.
- **Profil Belajar:** Preferensi siswa dalam belajar (visual, auditori, kinestetik, atau kombinasi).
Fokus Penting dalam PPA
PPA memisahkan secara tegas fungsi asesmen sebagai alat ukur dan alat bantu peningkatan kualitas. Ini adalah kunci untuk mengubah pola pikir dari "Penilaian Akhir" (Assessment of Learning) menjadi "Penilaian sebagai Proses Belajar" (Assessment as Learning).
Jenis-Jenis Asesmen dalam Kurikulum Merdeka
Panduan PPA merinci tiga jenis asesmen yang harus diterapkan guru secara seimbang untuk memetakan kebutuhan siswa dan mengukur ketercapaian Capaian Pembelajaran (CP):
Asesmen Diagnostik
Dilakukan di awal pembelajaran untuk mengidentifikasi kesiapan, kemampuan awal, dan kebutuhan belajar siswa. Hasilnya menjadi dasar berdiferensiasi.
Asesmen Formatif
Dilakukan selama proses pembelajaran (ongoing) untuk memberikan umpan balik (feedback) dan memandu perbaikan. Bukan untuk nilai rapor.
Asesmen Sumatif
Dilakukan di akhir lingkup materi atau akhir semester untuk mengukur ketercapaian CP. Digunakan untuk pelaporan nilai rapor.
Unduh Panduan Resmi PPA
Dokumen ini adalah pedoman wajib bagi setiap guru dalam merancang Modul Ajar dan menentukan instrumen asesmen. Unduh dokumen terbaru di bawah ini:
Untuk pelatihan intensif mengenai praktik asesmen otentik, silakan kunjungi halaman Pelatihan & Sertifikasi.